Saham HRTA, ARCI, dan ANTM cs melaju kala harga emas dunia cetak ATH
Saham HRTA, ARCI, dan ANTM menguat seiring harga emas dunia cetak ATH, didorong pelemahan data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik global.
Saham HRTA, ARCI, dan ANTM menguat seiring harga emas dunia cetak ATH, didorong pelemahan data tenaga kerja AS dan ketegangan geopolitik global.
Harga buyback emas Antam naik Rp34.000 ke Rp2.405.000, mendekati rekor ATH. Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global dan ketegangan geopolitik.
Memasuki 2026, investor dihadapkan pada pilihan investasi saham, emas, obligasi, dan kripto.
Harga emas mencapai rekor baru di atas US$3.659 per ons pada Selasa (9/9/2025), didorong spekulasi pemotongan suku bunga The Fed.
IHSG tetap kokoh meski dana asing keluar, didukung saham DSSA, ANTM, dan AMMN yang menguat. Saham emas naik karena tren harga emas dan ekspektasi suku bunga.