Happy Hapsoro Lepas 709,82 Juta Saham Bukit Uluwatu (BUVA) Senilai Rp578 Miliar
Happy Hapsoro menjual 709,82 juta saham BUVA senilai Rp578 miliar pada 15 Oktober 2025 untuk realisasi keuntungan dan penyelarasan portofolio.
Happy Hapsoro menjual 709,82 juta saham BUVA senilai Rp578 miliar pada 15 Oktober 2025 untuk realisasi keuntungan dan penyelarasan portofolio.
Bursa Efek Indonesia berupaya mengurangi saham ‘gorengan’ dengan meningkatkan aturan bagi calon perusahaan tercatat untuk melindungi investor.
Aninditha Bakrie melepas 1,38 juta saham Ancara Logistics Indonesia ALII senilai Rp138,67 juta untuk alokasi kepada senior management sebagai insentif.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) memenangkan lelang frekuensi 1,4 GHz dengan penawaran Rp403,7 miliar, memicu transaksi saham Rp3,59 triliun meski harga saham turun 12,23%.
Garibaldi ‘Boy’ Thohir kembali melakukan pembelian 1,3 juta saham PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) setelah sebelumnya melepas kepemilikannya.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual saham BREN senilai Rp827,85 miliar untuk meningkatkan likuiditas pasar pada Oktober 2025.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 0,37% ke 513,48, meski saham AMRT, BRPT, dan CTRA menguat. IHSG naik 0,27% ke 8.139, berlawanan dengan tren Indeks Bisnis-27.
Rajawali Corpora restrukturisasi saham ARCI senilai Rp2,37 triliun melalui transaksi crossing pada 19/9/2025, tanpa mengubah total kepemilikan.
Nomura Singapore kini memiliki 964,75 juta saham BEST, setara 10% saham, setelah pengalihan kustodian dari Daiwa House. BEST alami penurunan pendapatan 50,5% di semester I/2025.