Saham konglomerat rontok bebani IHSG, ada risiko trading halt?
Sejumlah saham konglomerat mengalami penurunan signifikan seiring kejatuhan IHSG. Meski begitu analis menilai belum ada risiko trading halt yang terdeteksi.
Sejumlah saham konglomerat mengalami penurunan signifikan seiring kejatuhan IHSG. Meski begitu analis menilai belum ada risiko trading halt yang terdeteksi.
Harga emas turun tipis di tengah libur Asia dan fokus pada kebijakan suku bunga The Fed. Pasar memantau ketegangan geopolitik dan perundingan nuklir AS-Iran.
Isyarat The Fed melakukan penghentian kebijakan quantitative tightening (QT) per 1 Desember 2025 menjadi katalis positif bagi aset berisiko seperti kripto
Harga buyback emas Antam mencapai rekor baru, naik 70,98% hingga 17 Oktober 2025, dipengaruhi oleh tren global dan ketegangan dagang AS-China.
Gencatan senjata Timur Tengah hanya berdampak sesaat pada pasar saham, kini ketegangan AS-China memicu kenaikan harga emas dan risiko arus keluar dana asing.
IHSG mencetak rekor baru meski ada shutdown AS. Dampak positif terlihat dari apresiasi rupiah dan aliran modal asing. Namun, ketidakpastian bisa memicu risiko.
Diversifikasi investasi penting di tengah kondisi bergejolak. Fokus pada tujuan jangka panjang, hindari FOMO, dan pilih aset safe haven seperti emas.