TP Rachmat lanjut lepas saham Essa Industries (ESSA) 14,27 juta lembar
TP Rachmat menjual 14,27 juta saham ESSA, mengurangi kepemilikannya menjadi 4,99%. ESSA mencatat laba bersih 2025 sebesar US$40 juta, turun 11% dari 2024.
TP Rachmat menjual 14,27 juta saham ESSA, mengurangi kepemilikannya menjadi 4,99%. ESSA mencatat laba bersih 2025 sebesar US$40 juta, turun 11% dari 2024.
Saham IFSH, ESSA, hingga PTA menjadi saham top gainers di tengah anjloknya IHSG sebesar 7,89% sepanjang pekan perdagangan 2—6 Maret 2026.
Sektor energi mendominasi jajaran top leaders di tengah penguapan kapitalisasi pasar bursa senilai Rp1.160 triliun sepanjang perdagangan 2 – 6 Maret 2026.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.450, didukung sentimen positif dari pembatalan tarif AS dan persetujuan MSCI. Saham pilihan Phintraco: BBRI, BRPT, UNVR.
IHSG berpotensi menguat ke 8.539 meski risiko koreksi ada. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ESSA, HRTA, SSMS, dan WINS untuk perdagangan.
IHSG diprediksi menguat 17/11/2025, pantau saham HRTA, ESSA, SSMS. Analis rekomendasikan buy on weakness dengan target harga spesifik.
IHSG diprediksi terkoreksi awal pekan ke 8.044-8.233. Cermati saham BBTN, BSDE, ESSA, dan MEDC untuk peluang beli. Kapitalisasi pasar naik 3,31%.