Saham konglomerat berguguran tekan IHSG hari ini (2/2), PANI, RATU, BRPT cs ambles
Saham konglomerat Indonesia, termasuk CBDK, ADMR, dan RATU, jatuh pada 2 Februari 2026, menekan IHSG turun 5,16% karena ketidakpastian indeks MSCI.
Saham konglomerat Indonesia, termasuk CBDK, ADMR, dan RATU, jatuh pada 2 Februari 2026, menekan IHSG turun 5,16% karena ketidakpastian indeks MSCI.
Emiten sawit diproyeksi beri dividen tinggi 2025 berkat naiknya harga CPO dan permintaan biodiesel, meski tantangan ekonomi tetap ada.
IHSG diproyeksi uji level 8.000 pada 29/10/2025, saham MYOR, LSIP, dan MBMA jadi pilihan. Koreksi harga komoditas dan saham blue chips membebani indeks.
IHSG diprediksi tertekan 4-8 Agustus 2025 akibat rilis kinerja emiten. Saham LSIP, PGEO, dan EXCL direkomendasikan beli meski IHSG overbought.