Wall Street ditutup variatif di tengah pelemahan saham teknologi
Wall Street ditutup variatif; Nasdaq turun 0,65% akibat pelemahan saham teknologi, sementara Dow Jones naik 0,54%. Fokus investor pada data ekonomi AS.
Wall Street ditutup variatif; Nasdaq turun 0,65% akibat pelemahan saham teknologi, sementara Dow Jones naik 0,54%. Fokus investor pada data ekonomi AS.
Wall Street menguat didorong saham semikonduktor dan optimisme AI, dengan S&P 500 naik 0,62%, Nasdaq 0,61%, dan Dow Jones 1,02% pada 6 Januari 2026.
Wall Street menguat, Dow Jones cetak rekor tertinggi didorong saham keuangan. Sentimen positif dari kebijakan AS terhadap Venezuela dan sektor energi.
IHSG sesi I ditutup naik 0,65% ke level 8.804,84 dengan saham migas MEDC & ENRG menguat. Optimisme pasar didorong oleh Santa Claus Rally dan January Effect.
Wall Street menguat didorong reli saham teknologi, dengan S&P 500 naik 0,60% dan Nasdaq 0,55%.
Bursa saham AS melemah akibat kekhawatiran investasi AI, dengan sektor teknologi turun signifikan.
Wall Street melemah akibat data ekonomi AS yang mengecewakan, investor menunggu sinyal kebijakan The Fed. Indeks utama turun, sektor energi tertekan.
Wall Street ditutup variatif; Dow naik, Nasdaq turun. The Fed sinyalkan kebijakan longgar, sektor material dan keuangan menguat, Oracle anjlok.
Wall Street menguat setelah The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin, dengan mayoritas sektor S&P 500 naik. Proyeksi PDB AS 2026 naik jadi 2,3%.
IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.