Rupiah Hari Ini: Jisdor Menguat Tipis, Dolar AS Sentuh Rp 16.585

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.585 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/10/2025), menguat 0,03% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.590 per dolar AS. Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp 16.575 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (20/10/2025), menguat 0,09%…

Target Gede! Dividen BUMN 2025: Rosan Optimis Tembus Rp140 Triliun

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menargetkan dividen BUMN 2025 mencapai Rp140 triliun. Fokus pada transparansi keuangan dan restrukturisasi BUMN.

LPKR Caplok Hotel Aryaduta! Analis Ungkap Peluang Investasi Terbaik

Ifonti.com – JAKARTA. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan mengakuisisi PT Karya Sentra Sejahtera (KSS) dari Lovage International Pte. Ltd dan IAHCC Investment Pte. Ltd. Lovage dan IAHCC merupakan anak perusahaan First Reit, yang merupakan perusahaan asal Singapura. Akuisisi akan dilakukan melalui dua anak usaha LPKR yakni PT Abadi Jaya Sakti dan PT Tigamitra Ekamulia. Corporate Secretary LPKR, Ratih Safitri mengatakan, berdasarkan…

Rupiah Spot Menguat 0,09% ke Rp 16.575 per Dolar AS pada Senin (20/10/2025)

Ifonti.com JAKARTA. Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.575 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Senin (20/10/2025), menguat 0,09% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.590 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS. Pada pukul 15.04 WIB, baht Thailand mencatat kenaikan terbesar yakni 0,30%, disusul dolar Taiwan yang menguat 0,22%, rupee India menguat 0,09%, rupiah menguat 0,09%, dolar Singapura…

Proxsis & Co: 20 Tahun, Ekspansi Besar & Rencana IPO!

Ifonti.com – JAKARTA. Memasuki usia dua dekade, Proxsis & Co. terus memperkuat pijakan bisnisnya di industri konsultasi dan solusi digital. Perusahaan menargetkan pertumbuhan 30% pada 2026 dan tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk ekspansi lini teknologi dan kemungkinan penawaran saham perdana (IPO) dalam 3–5 tahun mendatang. Berdiri sejak 2005, Proxsis awalnya fokus pada pelatihan manajemen dasar, namun kini telah berkembang…

Dana Pemda Rp18 Triliun Raib? Purbaya Turun Tangan Usut!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji menginvestigasi selisih data dana pemda Rp18 triliun di perbankan, yang berbeda dengan data BI.

KVB Futures: Aman Terpercaya! Kantongi Izin OJK & BI

Ifonti.com JAKARTA. KVB Futures Indonesia menegaskan posisinya sebagai salah satu pialang berjangka tepercaya di Indonesia. Ini ditandai dengan status regulasi yang sepenuhnya diawasi oleh tiga otoritas keuangan utama yakni Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Direktur Utama KVB Futures Indonesia Tonny Fong menyampaikan sejak awal beroperasi pada Maret 2025, KVB…

Bitcoin Siap Terbang? Analis Ungkap Sinyal Kenaikan Harga!

Ifonti.com Harga Bitcoin (BTC) diperkirakan akan menghadapi tantangan hingga para investor jangka panjang, atau Bitcoin OGs, menyelesaikan proses penjualan mereka, menurut para analis. Data on-chain menunjukkan bahwa investor jangka panjang mengambil keuntungan pada level tertinggi, dengan realized gains mencapai US$1,7 miliar per hari. Sementara realized losses menanjak ke US$430 juta per hari, tercatat sebagai level ketiga tertinggi dalam…

IHSG Hari Ini: Suku Bunga BI Diumumkan, Investor Cemas?

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat dalam sepekan ke depan akibat pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia dan rilis data ekonomi penting Amerika Serikat. Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus mengatakan pemangkasan suku bunga akan menjadi salah satu sentimen utama yang mempengaruhi pasar modal Indonesia pekan ini. Menurutnya, pekan ini Bank Indonesia…

Saham ASII, IMAS Cs ‘Kuat Menanjak’ Saat Penjualan Otomotif Lesu, Cek Sentimennya

Saham otomotif seperti ASII dan IMAS tetap menguat meski penjualan mobil turun 11,3% yoy hingga Q3 2025. Kebijakan moneter longgar BI mendukung tren ini.