Risalah FOMC The Fed: Ketidakpastian geopolitik geser arah kebijakan moneter AS

Risalah FOMC The Fed menunjukkan ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik Timur Tengah, mempengaruhi kebijakan moneter AS dengan risiko inflasi dan ekonomi.

Tekanan global belum surut, IHSG berpotensi rebound

IHSG pekan ini berpotensi rebound jika bertahan di atas 6.950, meski ketegangan Iran-AS dan reformasi pasar modal mempengaruhi arus dana asing.

Saham pilihan BNI Sekuritas saat IHSG hari ini (31/3) berpotensi menguat terbatas

IHSG diprediksi menguat terbatas di tengah tekanan global. BNI Sekuritas merekomendasikan saham INCO, ENRG, BIPI, RATU, RAJA, dan BULL.

IHSG potensi rebound, investor bisa tambah koleksi saham harga diskon

IHSG diprediksi rebound setelah menyentuh titik bottom, menawarkan peluang bagi investor untuk menambah koleksi saham berkualitas dengan harga murah.

IHSG terbakar awal pekan sempat tinggalkan level 7.000-an tersengat harga minyak

IHSG melemah awal pekan ini karena harga minyak tinggi dan sentimen global, namun ada peluang rebound jika bertahan di atas level support kunci.

The Fed tahan suku bunga acuan dalam FOMC Maret 2026

The Fed mempertahankan suku bunga acuan 3,5%-3,75% pada Maret 2026, meski ada ketidakpastian ekonomi akibat konflik Timur Tengah dan inflasi tinggi.

Analis ramal IHSG ambles tinggalkan level 7.000, ini penyebabnya

IHSG diprediksi turun ke 6.500 pekan depan akibat harga minyak tinggi dan defisit APBN. Pelaku pasar harus waspada jika level 7.000 ditembus.

Perang Iran vs AS-Israel makin panas bikin harga minyak mendidih dan pasar saham tumbang

Perang Iran vs AS-Israel memicu lonjakan harga minyak di atas $100/barel dan pasar saham global anjlok. Konflik ini dapat mengganggu pasokan minyak.