Harga Terus Melambung, Saham MORA dan ASPI Disuspensi BEI Mulai Hari Ini (15/10)
BEI menjatuhkan suspensi terhadap saham MORA dan ASPI mulai perdagangan hari ini, (15/10/2025) karena kenaikan harga yang signifikan.
BEI menjatuhkan suspensi terhadap saham MORA dan ASPI mulai perdagangan hari ini, (15/10/2025) karena kenaikan harga yang signifikan.
Dengan penerapan porsi saham publik atau free float sebesar 30%, aksi manipulasi harga di pasar saham Tanah Air dinilai menjadi lebih terkendali.
Saham VKTR Teknologi turun 2,59% setelah suspensi dibuka oleh BEI. Penjualan naik 1,23% di semester I/2025, namun laba bersih turun 68,68% YoY.
Investor fokus pada saham komoditas, dengan EMAS dan BUMI dominasi transaksi.
Saham rokok GGRM, HMSP, ITIC, dan WIIM melanjutkan reli penguatan pada sesi I perdagangan 17/9/2025, didorong sentimen reshuffle Menkeu dan potensi pelonggaran CHT.
BEI buka perdagangan saham SRAJ, SOSS, OLIV; DEFI dan TRUK disuspensi untuk evaluasi pasar. Perhatikan keterbukaan informasi sebelum investasi.
IHSG turun 0,17% dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI menyusut 0,57% menjadi Rp14.130 triliun, dengan transaksi harian naik 7,6% menjadi Rp19,42 triliun.
IHSG naik 0,47% ke 7.867,35 dengan kapitalisasi pasar Rp14.211 triliun. BBCA dominasi transaksi, sementara BREN pimpin market cap Rp1.154 triliun.
BEI buka suspensi saham MLPT, HOPE, KONI mulai 2/9/2025 setelah peningkatan harga signifikan. Saham MLPT dan HOPE masuk pemantauan khusus.
Saham Indokripto (COIN) kembali diperdagangkan setelah suspensi, masuk pemantauan khusus BEI karena lonjakan harga signifikan. Efektif 1 September 2025.