IHSG diproyeksi konsolidasi pada level 9.000 pekan depan, cermati saham JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG diperkirakan akan bergerak terkonsolidasi sekitar level 9.000 pada pekan depan, dengan tiga saham menjadi pilihan seperti JPFA, BBRI, dan AADI
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di 8.946,70 dengan saham ADRO, TINS, dan BBRI naik. Waspadai aksi profit taking dan geopolitik.
Komisaris MCOL, Diah Asriningpuri, membeli 1,08 juta saham MCOL senilai Rp4,13 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikannya menjadi 3,98 juta saham.
PNBP 2026 menghadapi tantangan dari volatilitas harga komoditas dan absennya dividen BUMN.
PTBA berpotensi mencatat dividend yield di bawah 10% pada 2025 akibat akibat tekanan harga batu bara dan peningkatan biaya operasional.
GEMS targetkan produksi batu bara 51 juta ton pada 2025 meski harga turun, dan perseroan mempertimbangkan pembagian dividen.
PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) buka peluang melakukan aksi buyback saham untuk meningkatkan nilai pemegang saham.
Phintraco Sekuritas optimistis pada saham Adaro Andalan (AADI) meski harga saham turun 18,58% YtD, dengan target harga Rp10.200.