BI tahan suku bunga di 4,75%, momentum bullish IHSG melandai
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75%, IHSG terkoreksi 0,11% ke 8.677. Meski bullish, momentum IHSG melambat dengan proyeksi konsolidasi jangka pendek.
IHSG diperkirakan melemah menuju kisaran 8.464–8.560 dengan potensi koreksi lebih dalam ke area 8.000-an. Cek Rekomendasi saham ADRO, BRIS, JPFA, dan TOWR.
IHSG diprediksi rawan koreksi di rentang 8.464-8.560 dengan potensi penurunan lebih dalam ke area 8.000an. Cek rekomendasi saham AADI, BRPT hingga SIDO.
IHSG berisiko melemah ke level 8.464-8.560 pada hari ini, Senin (15/12/2025) setelah sebelumnya menguat ke 8.660. Cermati saham CBDK, HRUM hingga RATU.
IHSG diprediksi rawan koreksi ke level 8.000. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU untuk strategi investasi.
IHSG diprediksi melemah, saham OASA, KJEN, dan GZCO direkomendasikan analis untuk dibeli, sementara KETR disarankan untuk dijual karena tren bearish.
Saham SPMA, PGLI, TAPG, dan CBRE alami penurunan terbesar pekan ini, meski IHSG turun 0,29%, volume transaksi harian BEI naik 99,35%.
IHSG ditutup turun 0,02% pada 14/11/2025. Saham Grup Bakrie memimpin kenaikan mingguan dengan lonjakan 12,46%, diikuti oleh konglomerasi Happy Hapsoro.
IHSG berisiko koreksi ke kisaran 8.044-8.233 awal pekan ini. Saham BBTN, BSDE, dan MEDC direkomendasikan untuk dicermati oleh MNC Sekuritas.
IHSG diproyeksi rebound pada 16/10/2025, fokus pada saham EMTK, TLKM, dan ACES. IHSG masih di atas level 8.000, meski koreksi berlanjut.