Ada sentimen pergantian kepemimpinan BEI dan OJK, cek rekomendasi saham pekan depan
Pergantian kepemimpinan BEI dan OJK diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar modal pekan depan.
Pergantian kepemimpinan BEI dan OJK diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar modal pekan depan.
BPI Danantara Indonesia akan borong saham di BEI mulai Senin (1/2/2026) meski IHSG turun. Fokus pada saham dengan likuiditas, fundamental, dan nilai baik.
Pemerintah Indonesia, bersama BEI dan aparat hukum akan menindak tegas spekulan saham untuk menjaga kredibilitas pasar modal.
IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, BEI melakukan evaluasi pasar. Isu reshuffle Kabinet Prabowo semakin kuat, saat Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI.
Pengumuman MSCI tentang pembekuan rebalancing indeks dapat memicu perbaikan pasar saham Indonesia dengan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan investor.
BEI bersama SRO dan OJK berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan MSCI untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global.
MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.
MSCI menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia karena kekhawatiran kepemilikan terkonsentrasi. Jika tak ada perbaikan, status pasar bisa diturunkan.
GOTO, BUKA, dan RATU umumkan realisasi dana IPO hingga 2025, pasar harap dana jadi aset produktif, bukan hanya parkir di bank.
Saham Grup Astra seperti ASII, UNTR, dan AALI rebound setelah penurunan akibat pencabutan izin tambang. UNTR rencana buyback saham Rp2 triliun untuk stabilitas.