Ekspansi fiskal, IMF beberkan skenario agar defisit APBN tetap di bawah 3%

IMF menyarankan Indonesia meningkatkan investasi publik dan penerimaan pajak untuk menjaga defisit APBN di bawah 3% sambil mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sinyal dividen jumbo bluechips, mampukah jadi magnet investor asing?

Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.

Pertemuan BEI-MSCI: Sinyal positif pasar saham, IHSG siap rebound?

Pertemuan BEI dan MSCI sinyalkan perbaikan pasar saham Indonesia, menarik minat investor global dengan reformasi struktural dan peningkatan transparansi.

Banjir insentif dari BI, lemahnya permintaan ganjal ekspansi kredit 2026

Bank Indonesia (BI) terus memberikan insentif likuiditas untuk mendorong pertumbuhan kredit pada 2026.

BI: MBG harus jadi suplemen akselerasi pertumbuhan ekonomi di Jabar

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jabar harus dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan, dengan fokus pada peningkatan produksi.

BI DKI targetkan pertumbuhan ekonomi Jakarta 4,8%-5,6% pada 2026

Bank Indonesia DKI Jakarta menargetkan pertumbuhan ekonomi 4,8%-5,6% pada 2026, didukung inflasi terkendali, konsumsi rumah tangga, investasi, dan proyek infrastruktur.

Kemenkeu ingin ekonomi RI tumbuh 5,6% di kuartal I/2026, ini strateginya

Kemenkeu targetkan pertumbuhan ekonomi RI 5,6% di Q1 2026 dengan percepatan belanja pemerintah dan stimulus ekonomi jelang Idulfitri.

BI: Industri dan investasi jadi penopang utama ekonomi Kepri 2025

Ekonomi Kepri tumbuh solid pada 2025 dengan pertumbuhan 6,9% secara kumulatif, didorong oleh sektor industri pengolahan, pertambangan, konstruksi & perdagangan.

Airlangga tabuh genderang perang lawan spekulan saham, BEI gaet aparat

Pemerintah Indonesia, bersama BEI dan aparat hukum akan menindak tegas spekulan saham untuk menjaga kredibilitas pasar modal.

Akhiri tren! The Fed putuskan tahan suku bunga acuan di rapat Januari 2026

The Fed mempertahankan suku bunga 3,5%-3,75% pada Januari 2026, didorong oleh stabilitas ekonomi dan pasar tenaga kerja, meski inflasi masih tinggi.