Update jadwal pembagian dividen interim perdana CDIA Prajogo Pangestu Januari 2026
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
Chandra Daya Investasi (CDIA), emiten terafiliasi Prajogo Pangestu akan membagikan dividen interim pertama Rp1,34 per saham pada 29 Januari 2026.
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) akuisisi 90% PT Guna Darma Integra untuk proyek pembangkit listrik 680 MW di Halmahera Timur, senilai Rp10 triliun.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual saham BREN senilai Rp827,85 miliar untuk meningkatkan likuiditas pasar pada Oktober 2025.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
Saham Grup Barito Pacific mendongkrak IHSG naik 2,94% di September 2025, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.890 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
Saham EMAS anjlok 9,34% ke Rp3.300 dua hari usai IPO. Emiten Boy Thohir ini belum mampu meniru CDIA milik Prajogo Pangestu yang ARA beruntun saat debut di BEI.
Edi Riva’i, Direktur Chandra Asri, membeli 38.500 saham TPIA untuk investasi. Pembangunan pabrik CA-EDC di Cilegon mencapai 33%, mendukung hilirisasi nasional.
Prajogo Pangestu memperkuat bisnis logistik darat dengan menambah kepemilikan saham di SCG Barito Logistics melalui PT Chandra Investama Prima.
Perusahaan afiliasi Prajogo Pangestu, Green Era Energy, menjual saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) untuk menambah free float di pasar.