Banjir insentif dari BI, lemahnya permintaan ganjal ekspansi kredit 2026
Bank Indonesia (BI) terus memberikan insentif likuiditas untuk mendorong pertumbuhan kredit pada 2026.
Bank Indonesia (BI) terus memberikan insentif likuiditas untuk mendorong pertumbuhan kredit pada 2026.
Bank Indonesia mengungkapkan investor beralih ke emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi rupiah. BI terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar.
Thomas Djiwandono resmi menjadi Deputi Gubernur BI, menambah peran strategisnya di keuangan, politik, dan bisnis. Ia dikenal berkat latar belakang keluarga kuat di sektor ekonomi.
Rupiah menguat didorong pelemahan dolar AS dan sinyal positif BI. Stabilitas rupiah diprioritaskan BI melalui operasi pasar valas, meski risiko global dan isu fiskal tetap diwaspadai.
IHSG pekan depan dipengaruhi stabilisasi rupiah dan arus dana asing. Pasar menanti suku bunga The Fed dan data ekonomi AS untuk menentukan arah risiko global.
Thomas Djiwandono, keponakan Presiden Prabowo, diusulkan jadi Deputi Gubernur BI. Ketua LPS yakin integritasnya, meski ada latar belakang politik.
Bank Indonesia diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuan beberapa kali hingga akhir 2026. Kapan saja prediksi waktunya?
Bank Indonesia menahan suku bunga di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Bank Indonesia menyuntikkan Rp397,9 triliun ke perbankan awal 2026, hampir dua kali lipat dana pemerintah. Ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menurunkan suku bunga kredit.
Rupiah melemah ke Rp16.957 per dolar AS jelang pengumuman BI Rate. Ekonom prediksi BI tahan suku bunga di 4,75% untuk stabilkan nilai tukar dan inflasi.