Transaksi investor saham di Sulsel tembus Rp41,87 triliun
Transaksi saham di Sulsel capai Rp41,87 triliun pada 2025, naik 85,1% yoy. Investor saham tumbuh 31,23%, dominan reksa dana, SBN terendah. OJK dorong reformasi.
Transaksi saham di Sulsel capai Rp41,87 triliun pada 2025, naik 85,1% yoy. Investor saham tumbuh 31,23%, dominan reksa dana, SBN terendah. OJK dorong reformasi.
Pelemahan IHSG 2026 membuka peluang beli saham diskon seperti LSIP dan AKRA. Investor harus mempertimbangkan fundamental, sektor, dan momentum pasar.
Potensi investor saham di Sumut besar, transaksi tembus Rp26T awal 2026. Edukasi pasar modal diperluas ke 33 daerah, target naik 10% dengan galeri baru.
IHSG turun 1,6% akibat konflik AS-Iran, sementara saham ANTM, BRMS, dan EMAS naik. Investor diimbau tetap tenang dan fokus pada analisis fundamental.
IHSG diprediksi reli setelah Mahkamah Agung AS anulir tarif Trump, memberi sentimen positif jangka pendek dan panjang. Investor disarankan cermati sektor potensial.
BEI akan membuka data saham dengan kepemilikan terkonsentrasi untuk meningkatkan transparansi pasar, mulai akhir Februari atau awal Maret 2026.
Bangun Kosambi Sukses (CBDK) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp250 miliar untuk meredam tekanan jual dan menjaga kepercayaan investor.
Investor besar mengurangi saham di MDKA dan BRMS, meski harga emas naik. MDKA naik 42,06% dan BRMS 7,20% di 2026. Emas diprediksi terus menguat.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
Pertumbuhan investor saham di Kepri mencapai 1:12 penduduk, melampaui rata-rata nasional, didorong oleh literasi keuangan dan akses informasi ekonomi.