Perang Iran-AS picu gejolak pasar saham, literasi investasi jadi kunci
Perang Iran-AS memicu gejolak pasar saham, literasi investasi penting. Ajaib Sekuritas tekankan edukasi investor untuk pahami risiko dan stabilitas ekonomi.
Perang Iran-AS memicu gejolak pasar saham, literasi investasi penting. Ajaib Sekuritas tekankan edukasi investor untuk pahami risiko dan stabilitas ekonomi.
Misbakhun mempertanyakan esensi Papan Pemantauan Khusus di pasar saham, menyoroti spekulasi dan urgensi regulasi. Papan ini memantau saham dengan kriteria khusus.
IHSG turun 13,95% sejak awal tahun, terburuk di Asia Tenggara. Ini bisa jadi peluang beli saham berfundamental kuat saat valuasi menarik.
IHSG melemah 1,41% akibat ketegangan AS-Iran. BEI imbau investor tetap rasional dan fokus pada fundamental. Saham energi naik di tengah ketidakpastian.
OJK akan memperketat pengawasan influencer yang mempromosikan produk keuangan di digital, dengan sanksi berat bagi aktivitas yang merugikan masyarakat.
Menkeu Purbaya yakin saham RI tak akan turun rating MSCI, berkat perbaikan transparansi BEI dan penanganan isu ‘saham gorengan’ sebelum Mei 2026.
Batas investasi saham asuransi naik dari 8% ke 20% untuk fleksibilitas, namun tetap harus hati-hati. AAUI dukung dengan mitigasi risiko dan pengawasan ketat.
Harga minyak naik akibat ketegangan AS-Venezuela, mempengaruhi saham ENRG. Analis merekomendasikan beli dengan target harga Rp1.906.
Memasuki 2026, investor dihadapkan pada pilihan investasi saham, emas, obligasi, dan kripto.
Saham papan akselerasi naik 9,03% saat IHSG turun akibat demo. Investor domestik spekulatif, pilih saham ‘hidden gem’. Disarankan beli saham blue chip.