IHSG ditutup turun 0,46% ke level 8.951, saham AMMN hingga BRPT membebani
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
IHSG turun 0,46% ke 8.951 pada 23/1/2026, dipengaruhi saham AMMN dan BRPT. Sebanyak 521 saham melemah, sementara 200 saham menguat.
Saham PGEO melemah 1,98% usai RUPSLB tunjuk Ahmad Yani sebagai Dirut baru, menggantikan Julfi Hadi. Koreksi berlanjut sejak awal pekan.
Penarikan AS dari organisasi energi bersih memicu sentimen negatif global, namun dampaknya pada emiten EBT Indonesia terbatas. Fundamental tetap kuat berkat dukungan kebijakan dan pendanaan lokal.
Saham energi bersih turun setelah AS keluar dari organisasi global, memicu kekhawatiran investor tentang pendanaan hijau. Kebijakan AS memengaruhi persepsi risiko global.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,16% ke 555,12 pada 19 Desember 2025, dengan saham NCKL, MYOR, dan DSNG memimpin penguatan.
Saham EBT seperti PGEO dan KEEN dinilai masih murah dengan prospek pertumbuhan jangka panjang yang solid hingga 2026, meski ada risiko regulasi dan biaya.
Indeks Bisnis-27 naik 0,50% pada pembukaan Senin, 17/11/2025, dengan saham bank jumbo dan PGEO memimpin penguatan. 16 saham naik, 8 turun, 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,84% ke 549,14, namun saham BUMI, MIKA, dan KLBF tetap menguat. Sebanyak 7 saham naik, 20 turun pada 13 November 2025.
IHSG mencapai rekor tertinggi 8.318,52, didorong saham blue chips seperti BBCA dan UNVR. IDX30 naik 8,33% sebulan terakhir, meski beberapa saham melemah.