Tancap gas saham emiten migas MEDC, ENRG, ELSA cs imbas disrupsi pasokan global
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak, mendorong saham migas seperti MEDC, ENRG, dan ELSA naik. Investor disarankan fokus pada strategi trading momentum.
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak, mendorong saham migas seperti MEDC, ENRG, dan ELSA naik. Investor disarankan fokus pada strategi trading momentum.
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak, mendorong saham migas seperti ENRG, MEDC dan lainnya naik signifikan. Penguatan dolar AS juga berperan.
Bank Indonesia siap menjaga stabilitas rupiah di tengah konflik AS-Israel-Iran, dengan intervensi pasar dan kebijakan moneter untuk mengatasi dampak ekonomi.
Minat asing pada saham migas Indonesia menurun akibat pembekuan rebalancing FTSE dan harga minyak yang lesu, memicu arus keluar modal dan risiko pasar.
Saham migas bervariasi usai konflik AS-Venezuela; investor disarankan fokus pada emiten dengan kinerja keuangan baik untuk peluang jangka pendek.
Harga minyak naik akibat ketegangan AS-Venezuela, mempengaruhi saham ENRG. Analis merekomendasikan beli dengan target harga Rp1.906.
Wall Street melemah akibat data ekonomi AS yang mengecewakan, investor menunggu sinyal kebijakan The Fed. Indeks utama turun, sektor energi tertekan.
Harga minyak global naik akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga AS dan ketegangan geopolitik di Venezuela dan Ukraina, memicu kekhawatiran gangguan pasokan.
Wall Street menguat didorong harapan kebijakan dovish The Fed. Dow Jones naik 0,96%, S&P 500 naik 0,40%, Nasdaq naik 0,25%. Data ekonomi mendukung ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Harga minyak global naik didorong sanksi Rusia dan manuver Trump soal Ketua The Fed, memicu kenaikan harga Brent dan WTI di tengah ketidakpastian pasar.