HEAL, MAPI, UNTR Jadi Motor Penggerak: Indeks Bisnis-27 Melesat!
Indeks Bisnis-27 naik 0,71% ke 550,31, didorong saham HEAL, MAPI, UNTR. Sebanyak 14 saham menguat, 12 melemah.
Indeks Bisnis-27 naik 0,71% ke 550,31, didorong saham HEAL, MAPI, UNTR. Sebanyak 14 saham menguat, 12 melemah.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru (ATH) di level 8.617,04, didorong oleh kenaikan saham-saham top gainers seperti BOAT, FPNI hingga VKTR.
Indeks Bisnis-27 naik 1,52% ke 558,14 pada 24/11/2025, didorong oleh saham TLKM, INDF, dan MEDC. IHSG juga menguat 1,85% ke 8.570,25.
Indeks Bisnis-27 naik 0,88% ke 556,31 pada 17/11/2025, didorong saham MAPI, BBCA, PGEO, dan TLKM. IHSG juga menguat 0,55% ke 8.416,88.
IHSG naik 1,84% ke 8.238 pada 21/10/2025, kapitalisasi pasar BEI Rp15.187,50 triliun. 447 saham naik, 232 turun, 135 stagnan.
Menkeu Purbaya menilai koreksi IHSG akibat profit taking wajar terjadi. IHSG turun 2,57% ke 7.915,66, dipengaruhi sentimen global dan aksi broker.
Indeks Bisnis-27 ditutup turun 0,37% ke 513,48, meski saham AMRT, BRPT, dan CTRA menguat. IHSG naik 0,27% ke 8.139, berlawanan dengan tren Indeks Bisnis-27.
IHSG sesi I melemah 0,06% ke 8.113,59. Saham Prajogo Pangestu seperti CDIA dan BRPT menguat, menopang indeks di tengah pelemahan saham perbankan besar.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,19% ke 532,57 didorong saham BRPT, SCMA, BRIS, dan BBRI.
FTSE Russell memasukkan saham DSSA, ULTJ, dan CNMA ke indeks baru, namun performa saham ini lesu meski sebelumnya sempat menguat. IHSG diprediksi bervariasi.