TBS Energi Utama (TOBA) bakal buyback saham Rp586,27 miliar
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
IHSG melemah 0,83% ke 8.537,91 pada pekan Natal 2025, dengan kapitalisasi pasar turun 1,17% menjadi Rp15.603 triliun. Transaksi harian juga menurun.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
BRI dan Bank Mandiri akan membagikan dividen interim triliunan rupiah untuk tahun buku 2025. BRI membagikan Rp137 per saham, sementara Mandiri Rp100 per saham.
BEI menghentikan sementara perdagangan 5 saham, termasuk NATO dan ALII, karena lonjakan harga. Saham INRU juga disuspensi akibat izin operasional ditangguhkan.
BEI mensuspensi saham FOLK, KIOS, PTDU, dan CTTH karena lonjakan harga signifikan untuk melindungi investor. Suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Tunai.
Kalbe Farma (KLBF) akan buyback saham senilai Rp250 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan investor pada 16 Desember 2025 hingga 15 Maret 2026.
IHSG sepekan menguat 0,32% ke level 8.660,49 dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 41,95% menjadi Rp30,29 triliun.
Empat emiten, EMTK, EXCL, WINS, dan BUDI, akan membayar dividen pada 11 Desember 2025, dengan EXCL membagikan Rp2,89 triliun.
Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo resmi jadi pemegang saham Indokripto (COIN), mendukung transformasi digital dan tata kelola aset kripto di Indonesia.