Asa indeks LQ45 lampaui performa IHSG usai rebalancing
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
Indeks LQ45 diprediksi mengungguli IHSG pada 2026 usai rebalancing, didorong oleh masuknya saham baru dan sektor energi terbarukan yang menarik investor.
Sekuritas aktif mengumpulkan calon emiten untuk IPO di tengah penguatan IHSG. OCBC dan Samuel Sekuritas menargetkan perusahaan dari sektor teknologi, logistik, dan FMCG. BEI mencatat tujuh perusahaan dalam pipeline IPO, dengan sektor keuangan memimpin.
Samuel Sekuritas menargetkan 5 perusahaan dari sektor keuangan, farmasi, retail, teknologi, dan komoditas untuk IPO di BEI pada 2026.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Low Tuck Kwong menambah 3.700 saham BYAN pada Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Tujuan transaksi adalah untuk investasi.
Glencore tercatat melepas sejumlah saham CITA dan NCKL, masing-masing sebanyak 248.400 lembar dan 53,09 juta lembar per 20 Januari 2026.
Prajogo Pangestu menginvestasikan Rp8,48 miliar untuk membeli 900.000 saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 23 Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 141,68 juta saham.
PT Asuransi Digital Bersama (YOII) berencana rights issue 684,94 juta saham baru pada 2026 untuk memperkuat modal kerja, menunggu persetujuan RUPSLB.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan mengenai praktik poles memoles aset menjelang penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).
BEI melakukan suspensi terhadap tujuh saham, termasuk PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) dan PT Singaraja Putra Tbk. (SINI), mulai 20 Januari 2026.