Investor asing cetak net buy Rp7,3 triliun di pasar saham
Investor asing Ifonti.com buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.
Investor asing Ifonti.com buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.
Wacana menaikkan batas minimal free float saham IPO menjadi 10% dinilai sulit, karena banyak emiten belum memenuhi aturan 7,5%. Fokus perbaikan diperlukan.
Saham blue chip perbankan diprediksi pulih di 2026 dengan pelonggaran moneter, meski 2025 melemah. Rotasi sektor ke finansial bisa dorong IHSG.
Saham perbankan melemah meski suku bunga turun, namun ada peluang reversal di 2026. Saham BBCA, BBRI, dan BMRI turun, sementara BBNI naik tipis.
Permintaan pasar terhadap obligasi korporasi diproyeksikan akan cenderung positif pada tahun mendatang.
IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.
IHSG cetak rekor ATH dua hari berturut-turut didukung investor domestik, meski investor Ifonti.com sell. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2025 solid.
Nilai aset reksa dana saham turun 20,07% yoy di Agustus 2025 meski IHSG naik 10,6%. Penurunan dipicu turunnya indeks LQ45 dan pergeseran investasi.
Menkeu Purbaya belum beri insentif pasar modal hingga saham gorengan terkendali, fokus lindungi investor kecil. IHSG dibuka menguat di 8.187.
Danantara Indonesia berencana meningkatkan likuiditas saham di BEI dengan investasi US$10 miliar, fokus pada proyek strategis dalam negeri dan pasar saham.