Transaksi investor saham di Sulsel tembus Rp41,87 triliun
Transaksi saham di Sulsel capai Rp41,87 triliun pada 2025, naik 85,1% yoy. Investor saham tumbuh 31,23%, dominan reksa dana, SBN terendah. OJK dorong reformasi.
Transaksi saham di Sulsel capai Rp41,87 triliun pada 2025, naik 85,1% yoy. Investor saham tumbuh 31,23%, dominan reksa dana, SBN terendah. OJK dorong reformasi.
Mulai Juni 2026, dana hasil IPO harus disimpan di rekening khusus terpisah dari rekening operasional emiten untuk transparansi dan pengawasan oleh OJK.
Investor asing kembali membeli saham Indonesia senilai Rp3,44 triliun meski IHSG turun 0,96% pada 3 Maret 2026, didorong reformasi pasar modal.
OJK menegaskan demutualisasi BEI meningkatkan transparansi dan menarik minat IPO, menghindari konflik kepentingan, dan membuka akses pendanaan baru.
Sepinya IPO di Indonesia pada awal 2026 membuat calon emiten mempertimbangkan bursa luar negeri seperti Hong Kong dan AS. Likuiditas ketat dan aksi jual investor asing menjadi tantangan utama.
Pasar saham pekan ini diprediksi volatil dengan IHSG di rentang 8.200-8.400. Rekomendasi saham: SMGR, ARCI, BFIN, dan reksa dana XIPI.
Pasar saham syariah Indonesia menghadapi tantangan besar di awal 2026 akibat volatilitas pasar dan risiko penurunan klasifikasi oleh MSCI.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan aturan free float 15% dan transparansi pemegang saham di atas 1% akan diterapkan pada awal Maret 2026.
Moody’s menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif, mempengaruhi minat IPO. Meski demikian, Mandiri Sekuritas tetap optimis dan memproses IPO di semester II/2025.
Likuiditas pasar modal Indonesia tetap solid meski IPO BUMN absen pada 2026, berkat fokus pada reformasi struktur pasar dan peningkatan free float.