IHSG dibuka menguat ke 8.304, saham BUMI, PTRO hingga ANTM naik ke zona hijau
IHSG dibuka menguat ke posisi 8.304,01 pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026). Saham BUMI, PTRO hingga ANTM kompak melaju hijau.
IHSG dibuka menguat ke posisi 8.304,01 pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026). Saham BUMI, PTRO hingga ANTM kompak melaju hijau.
Saham konglomerat Indonesia, termasuk CBDK, ADMR, dan RATU, jatuh pada 2 Februari 2026, menekan IHSG turun 5,16% karena ketidakpastian indeks MSCI.
MSCI akan mengumumkan rebalancing indeks pada 10 Februari 2026. BUMI dan PANI diprediksi masuk MSCI Global Standard, sementara 9 saham lain masuk Small Cap.
Saham konglomerat naik di 2025, namun di 2026 investor harus selektif dan fokus pada fundamental. Rebalancing disarankan jika valuasi saham terlalu tinggi.
CBRE memimpin daftar saham top gainers 2025 dengan kenaikan 5.136,84%, diikuti COIN dan BUVA. Kenaikan ini didorong oleh investasi dan strategi bisnis.
Happy Hapsoro menjual 709,82 juta saham BUVA senilai Rp578 miliar pada 15 Oktober 2025 untuk realisasi keuntungan dan penyelarasan portofolio.
IHSG berpeluang rebound menuju level 8.098-8.155 pada perdagangan hari ini, Selasa (23/9/2025). Saham ARCI, BUVA hingga ENRG masuk radar rekomendasi analis.