IHSG ditutup merosot ke 7.022, saham AMMN, DSSA dan BREN kompak merah
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
IHSG turun 1,61% ke 7.022,28 pada 16 Maret 2026, dipicu penurunan saham big caps seperti AMMN, DSSA, dan BREN. Market cap mencapai Rp12.439 triliun.
Saham FILM, ELPI, dan MMLP memimpin daftar top losers pekan ini dengan penurunan signifikan, sementara IHSG anjlok 7,89% pada periode 2-6 Maret 2026.
IHSG turun 6,94% sepekan, saham AIMS, ESTA, dan RMKE jadi top losers dengan penurunan terbesar. Kapitalisasi pasar turun 7,37% jadi Rp15.046 triliun.
IHSG ditutup menguat 1,25% ke level 8.644,26 dengan nilai transaksi mencapai Rp22,46 triliun dan volume 38,96 miliar lembar. Saham DEWA, ANTM & BULL kinclong.
Sepanjang 2025, saham PT Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI) memimpin daftar top losers dengan penurunan 91,85%, diikuti DEFI, KARW, dan lainnya.
IHSG turun 2,57% ke 7.915 dipicu koreksi saham konglomerat seperti Grup Lippo dan Haji Isam. Saham MLPT dan JARR masuk top losers dengan penurunan double digit.
IHSG ditutup menguat dekati level 8.000 pada hari ini, Rabu (13//8/2024) didukung oleh penguatan saham big caps seperti DCII, DSSA, TLKM, dan ASII.
IHSG melemah 0,06% sepekan hingga 8 Agustus 2025. Saham TOBA, MBMA, dan SMMT paling turun. Transaksi harian naik 10,92%, nilai transaksi naik 6,41%.