Menakar peluang IHSG kembali ke level 9.000
IHSG berpotensi rebound ke 9.000 pada akhir 2026 jika ketegangan geopolitik mereda, kebijakan fiskal stabil, dan reformasi pasar diterima positif oleh MSCI.
IHSG berpotensi rebound ke 9.000 pada akhir 2026 jika ketegangan geopolitik mereda, kebijakan fiskal stabil, dan reformasi pasar diterima positif oleh MSCI.
Bank Nobu akan buyback saham hingga Rp50 miliar untuk stabilkan harga dan tingkatkan kepercayaan investor, tanpa pengaruh negatif pada keuangan.
PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana rights issue 6,1 miliar saham baru untuk modal kerja dan konversi hak tagih, dengan RUPSLB pada 2 April 2026.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan aturan free float 15% dan transparansi pemegang saham di atas 1% akan diterapkan pada awal Maret 2026.
S&P akan melanjutkan rebalancing saham Indonesia pada Maret 2026, berbeda dengan MSCI dan FTSE Russell yang menangguhkan peninjauan karena isu transparansi.
Minat asing pada saham migas Indonesia menurun akibat pembekuan rebalancing FTSE dan harga minyak yang lesu, memicu arus keluar modal dan risiko pasar.
FTSE Russell menunda review indeks saham Indonesia karena alasan teknis terkait data free float, bukan penurunan kualitas pasar. Penundaan ini memengaruhi stabilitas dana pasif dan inflow baru.
OJK memperketat sanksi di pasar modal untuk cegah manipulasi saham dan informasi menyesatkan, guna menjaga integritas dan kepercayaan investor.
Pemerintah Indonesia, bersama BEI dan aparat hukum akan menindak tegas spekulan saham untuk menjaga kredibilitas pasar modal.
Pejabat pemerintah dan otoritas keuangan, termasuk Airlangga, Purbaya, dan bos OJK hadir di konferensi pers Danantara di Jakarta, membahas dinamika pasar modal.