IHSG hari ini (2/3) ke zona merah, bos BEI minta investor rasional hadapi geopolitik AS-Iran

IHSG melemah 1,41% akibat ketegangan AS-Iran. BEI imbau investor tetap rasional dan fokus pada fundamental. Saham energi naik di tengah ketidakpastian.

Sepi IPO di lantai bursa, calon emiten kabur ke luar negeri?

Sepinya IPO di Indonesia pada awal 2026 membuat calon emiten mempertimbangkan bursa luar negeri seperti Hong Kong dan AS. Likuiditas ketat dan aksi jual investor asing menjadi tantangan utama.

Meneropong arah IHSG imbas gonjang-ganjing tarif Trump

IHSG naik 1,5% di tengah pembatalan tarif Trump oleh MA AS, memicu arus beli asing. Investor disarankan fokus pada sektor consumer, energy, dan property.

IHSG diramal volatil, cek saham jagoan analis pekan ini

Pasar saham pekan ini diprediksi volatil dengan IHSG di rentang 8.200-8.400. Rekomendasi saham: SMGR, ARCI, BFIN, dan reksa dana XIPI.

Deretan panjang saham dengan free float di bawah 15%, bakal dapat notasi khusus

Bursa Efek Indonesia akan beri notasi khusus pada 312 saham dengan free float di bawah 15% untuk bantu investor memilih saham.

Opini: Menguji ketangguhan saham syariah

Pasar saham syariah Indonesia menghadapi tantangan besar di awal 2026 akibat volatilitas pasar dan risiko penurunan klasifikasi oleh MSCI.

Jejak Belvin Tannadi pamer saham BSML di 2022 berujung denda miliaran rupiah

OJK mendenda Belvin Tannadi Rp5,35 miliar karena manipulasi saham BSML, AYLS, dan FILM dengan memanfaatkan pengaruhnya di media sosial.

Ini alasan Mirae Asset Sekuritas belum revisi target IHSG di level 10.500

Mirae Asset Sekuritas tetap menargetkan IHSG di level 10.500 hingga akhir 2026, didukung fundamental ekonomi domestik yang kuat. Risiko koreksi ada, namun optimisme tetap tinggi.

IHSG berpeluang menguat ke 8.440 usai Imlek, cermati saham INDY, MAPI hingga UNTR

IHSG diprediksi menguat ke level 8.377-8.440 setelah libur Imlek, dengan saham INDY, ISAT, MAPI, dan UNTR menjadi rekomendasi analis.

Arah IHSG dan ramalan saham cuan di tahun kuda api 2026

IHSG pada Tahun Kuda Api 2026 diperkirakan volatil pada paruh pertama, meski begitu, sejumlah sektor seperti kayu, tanah, air & api dinilai berpotensi menguat.