Saham BRI (BBRI) jadi incaran investor asing, BCA (BBCA) dilego Rp269 miliar
Investor asing borong saham BRI (BBRI) Rp224,57 miliar, sementara BCA (BBCA) dilepas Rp269,21 miliar pada perdagangan 20 Januari 2026.
Investor asing borong saham BRI (BBRI) Rp224,57 miliar, sementara BCA (BBCA) dilepas Rp269,21 miliar pada perdagangan 20 Januari 2026.
Dividen interim BRI (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) akan masuk ke rekening pemegang saham pekan depan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,97% ke 556,03 pada 29 Desember 2025, dengan saham ADMR dan INKP naik signifikan. Sebanyak 14 saham menguat, 9 melemah, dan 4 stagnan.
Danantara Asset Management akan menerima dividen interim Rp15,89 triliun dari BRI dan Bank Mandiri pada Januari 2026, sebagai pemegang saham pengendali.
Indeks Bisnis-27 naik 0,50% pada pembukaan Senin, 17/11/2025, dengan saham bank jumbo dan PGEO memimpin penguatan. 16 saham naik, 8 turun, 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,61% ke 551,46 pada 5/11/2025, dipimpin saham BBCA, KLBF, dan MAPI. IHSG naik 0,93% ke 8.318,53 dengan transaksi Rp18,48 triliun.
Indeks Bisnis-27 turun 0,27% pada 9/9/2025, saham bank besar seperti BCA dan Mandiri melemah akibat aksi jual.
IHSG turun 0,27% ke 7.905,76 akibat rencana Patriot Bond 2% oleh SWF Indonesia. Saham BBCA, AMMN, dan PANI melemah, menekan indeks.
Investor asing ramai membeli saham BBRI senilai Rp474,72 miliar, sementara saham BBCA hingga BBKP dilego.
Indeks Bisnis-27 naik 1% ke 538,54 pada Senin (25/8/2025) didorong saham SCMA yang melonjak 12% dan CTRA naik 5,45%.