Jelang Imlek 2026: Cek sektor saham risiko boncos di tahun kuda api
Jelang Imlek 2026, ahli Feng Shui menilai sektor saham logam berisiko, sementara sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat.
Jelang Imlek 2026, ahli Feng Shui menilai sektor saham logam berisiko, sementara sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat.
Tahun Kuda Api 2026 diprediksi menantang bagi IHSG. Sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat, sementara logam menghadapi tantangan besar.
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
OCBC Sekuritas memproyeksikan IHSG mencapai 9.700 pada 2026, dengan sektor perbankan dan otomotif sebagai unggulan berkat kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif.
BI dan Pemprov Jabar targetkan pertumbuhan ekonomi 5,5% di 2025 dengan fokus pada sektor pariwisata, otomotif, dan properti melalui berbagai stimulus dan sinergi.
Saham otomotif seperti ASII dan IMAS tetap menguat meski penjualan mobil turun 11,3% yoy hingga Q3 2025. Kebijakan moneter longgar BI mendukung tren ini.
Prospek laba emiten diperkirakan positif pada semester II/2025 berkat lonjakan konsumsi, sektor konstruksi, dan tren penurunan suku bunga turun.
Saham otomotif seperti ASII dan IMAS menguat berkat penurunan BI Rate dan GIIAS 2025. Kebijakan moneter longgar dan penjualan mobil meningkat jadi katalis.