Kompak borong saham ASII, empat direksi Astra rogoh kocek Rp21,44 miliar
Empat direksi Astra International membeli saham ASII senilai Rp21,44 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan otomotif tersebut.
Empat direksi Astra International membeli saham ASII senilai Rp21,44 miliar untuk investasi, meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan otomotif tersebut.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,13% ke 545,02, namun saham ADRO, BUMI, dan MEDC tetap menguat. Total transaksi mencapai Rp388,2 miliar.
Joseph Sanusi Tjong, Presiden Direktur PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI), membeli 2 juta saham ASRI senilai Rp322 juta untuk investasi langsung.
Direktur Utama PT Esta Indonesia Tbk. (NEST), Hoo Anton Siswanto, membeli 19,7 juta saham senilai Rp8,08 miliar.
Prajogo Pangestu menginvestasikan Rp8,48 miliar untuk membeli 900.000 saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 23 Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 141,68 juta saham.
Saham Bank Neo Commerce (BBYB) naik 1% setelah Gozco Capital menambah kepemilikan hampir Rp100 miliar, meningkatkan porsi dari 7,76% menjadi 9,31%.
Indeks Bisnis-27 menguat 1,13% ke 564,62 pada 13 Januari 2026, didorong kenaikan saham ADMR, ANTM, dan TLKM. IHSG juga dibuka menguat dengan 344 saham di zona hijau.
Berdasarkan data KSEI per 2 Januari 2026, jumlah saham CMNP yang dikempit Jusuf Hamka bertambah menjadi 361.467.796 lembar atau 5,40%.
Anak usaha Emtek, PT Elang Media Visitama, membeli 28,31 juta saham Superbank senilai Rp25,76 miliar.
Feisal memborong 335.334.474 saham CMNP lewat PT Bank HSBC Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas, masing-masing 334.128.674 lembar dan 1.205.800 lembar.