Saham emas pilihan ANTM hingga ARCI saat harga logam mulia memanas
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Saham emas seperti EMAS, ANTM, dan HRTA melonjak seiring kenaikan harga emas global akibat ketidakpastian kebijakan AS dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Low Tuck Kwong menambah 3.700 saham BYAN pada Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 40,22%. Tujuan transaksi adalah untuk investasi.
Glencore tercatat melepas sejumlah saham CITA dan NCKL, masing-masing sebanyak 248.400 lembar dan 53,09 juta lembar per 20 Januari 2026.
Prajogo Pangestu menginvestasikan Rp8,48 miliar untuk membeli 900.000 saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada 23 Januari 2026, meningkatkan kepemilikannya menjadi 141,68 juta saham.
PT Asuransi Digital Bersama (YOII) berencana rights issue 684,94 juta saham baru pada 2026 untuk memperkuat modal kerja, menunggu persetujuan RUPSLB.
Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan mengenai praktik poles memoles aset menjelang penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).
BEI melakukan suspensi terhadap tujuh saham, termasuk PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) dan PT Singaraja Putra Tbk. (SINI), mulai 20 Januari 2026.
Astra International (ASII) akan melakukan buyback saham senilai Rp2 triliun untuk meningkatkan nilai pemegang saham, menggunakan dana internal tanpa dampak negatif pada kinerja keuangan. Aksi ini berlangsung 19 Januari-25 Februari 2026.
Investor asing Ifonti.com buy Rp7,3 triliun di pasar saham Indonesia pada 2026, dengan saham BBRI, PTRO, dan BMRI menjadi sasaran utama. IHSG naik 4,96% YtD.
Bank Mandiri bagikan dividen interim Rp9,3 triliun pada 14 Januari 2026, mencerminkan kinerja solid dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.