Direksi borong saham AYAM, melesat 204% pada 2025
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.
Direktur PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) membeli 35,26 juta saham AYAM, meningkatkan kepemilikan menjadi 1,68%.
Bank of Singapore membeli 2,8 miliar saham Bank Capital (BACA) melalui skema repo, tanpa mengambil alih kendali, dengan harga Rp168 per saham.
TBS Energi Utama (TOBA) berencana melakukan buyback saham senilai maksimal Rp586,27 miliar untuk menjaga stabilitas harga saham.
BEI mencatat 8 perusahaan besar antre IPO, termasuk Superbank, menyusul emiten baru seperti CDIA dan RATU.
Erwin Ciputra, Direktur Utama Chandra Asri Pacific (TPIA), membeli 200.000 saham TPIA senilai Rp1,44 miliar untuk investasi langsung.
Di tengah gelaran aksi rights issue, gerak saham INET, CBRE hingga GMFI terpantau beragam. Cek rekomendasinya.
IHSG fluktuatif menanti keputusan BI Rate, saham bank besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI menguat. Investor menunggu penurunan BI Rate jadi 4,5%.
Suntikan dana dari Danantara melalui private placement membuat saham Garuda Indonesia (GIAA) melonjak 9,52% ke level tertinggi tahun ini.
Musim dividen interim bisa dorong saham big banks seperti BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI yang undervalued untuk naik. Saham high dividend-20 terkoreksi 9,57% YTD.
Warren Buffett mulai melirik emas, memicu perhatian Robert Kiyosaki yang memprediksi kejatuhan pasar saham dan obligasi. Kiyosaki menyarankan investasi emas, perak, dan Bitcoin.