Saham Aman Saat Demo? Ini Pilihan Investasi Cerdas!
IHSG diproyeksi tertekan akibat demo di Jakarta, tetapi saham big caps seperti BBNI, BBCA, BMRI, dan BBRI tetap direkomendasikan oleh analis.
IHSG diproyeksi tertekan akibat demo di Jakarta, tetapi saham big caps seperti BBNI, BBCA, BMRI, dan BBRI tetap direkomendasikan oleh analis.
IHSG diprediksi melemah akibat gejolak politik, namun saham emas dan perbankan seperti BBRI, AMMN, dan BRMS masih prospektif untuk dibeli.
IHSG diprediksi melemah pekan depan akibat gejolak demo di Jakarta. Meski IHSG naik 10,63% ytd, potensi bearish terbuka.
IHSG terkoreksi 1,53% ke 7.830,49 akibat gejolak sosial-politik RI. Meski tren kuartal IV biasanya bullish, ketidakstabilan politik bisa menghambat.
Nilai tukar rupiah dan IHSG jatuh akibat aksi demo dan ketegangan politik, memicu kekhawatiran investor.
IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada kisaran 7.850–7.970 pada perdagangan hari ini, Kamis (28/8/2025), dengan saham pilihan HRUM, BRPT, hingga ANTM.
IHSG turun 0,27% ke 7.905,76 akibat rencana Patriot Bond 2% oleh SWF Indonesia. Saham BBCA, AMMN, dan PANI melemah, menekan indeks.
IHSG berusaha mencapai rekor baru di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Analis prediksi IHSG bisa tembus 8.000 jika resistance 8.008 terlewati.
IHSG berpotensi cetak rekor baru jika dana asing masuk, kinerja bank pulih, dan tekanan eksternal berkurang. Sentimen global dan kebijakan The Fed jadi penentu.
IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada hari ini didukung oleh inflow asing yang masih cukup kuat pada perdagangan sebelumnya.