Kejagung pantau isu gorengan saham saat IHSG anjlok
Kejagung memantau isu gorengan saham setelah IHSG anjlok 8% akibat laporan MSCI. Pemerintah menilai reaksi pasar berlebihan dan akan mengawal kasus ini.
Kejagung memantau isu gorengan saham setelah IHSG anjlok 8% akibat laporan MSCI. Pemerintah menilai reaksi pasar berlebihan dan akan mengawal kasus ini.
IHSG jatuh 7,35% akibat kekhawatiran MSCI soal transparansi pasar Indonesia. Otoritas berjanji memperbaiki, sementara investor disarankan waspada.
Penangguhan rebalancing MSCI mengguncang IHSG, turun 7,35%. Emiten disarankan tingkatkan transparansi data untuk penuhi standar global dan kurangi risiko tata kelola.
MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.
MSCI menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia karena kekhawatiran kepemilikan terkonsentrasi. Jika tak ada perbaikan, status pasar bisa diturunkan.
MSCI akan mengumumkan rebalancing indeks pada 10 Februari 2026. BUMI dan PANI diprediksi masuk MSCI Global Standard, sementara 9 saham lain masuk Small Cap.
IHSG diprediksi konsolidasi di level 8.850-9.100. Saham PGEO, AKRA, dan MEDC direkomendasikan analis. Rupiah menguat, emas naik, ketegangan geopolitik meningkat.
Grup Salim mempertahankan kepemilikan saham besar di BUMI hingga 2025. Saham BUMI melonjak 238,71% dalam setahun, berpotensi masuk MSCI Index Februari 2026.
OJK berencana menaikkan aturan free float saham di BEI dari 7,5% menjadi 25% secara bertahap hingga 2026, untuk menarik lebih banyak investor global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguji level 8.000, dengan saham ADMR, MAPA, hingga GGRM direkomendasikan analis.