Saham konsumer kian manis usai pemerintah batalkan cukai MBDK

Pemerintah membatalkan cukai minuman berpemanis (MBDK) hingga 2026, memberi angin segar bagi saham konsumer meski tantangan daya beli tetap ada.

Saham teknologi jawara 2025, sektor mana bakal naik panggung pada 2026?

Saham teknologi memimpin 2025, sektor konsumer, properti, dan keuangan diprediksi naik pada 2026. IHSG bisa tembus 10.500 dengan stabilitas ekonomi.

Mandat Baru BI: Jurus Ampuh Perkuat Sektor Riil Indonesia?

Bank Indonesia (BI) mendapat mandat baru dari UU P2SK untuk memperkuat sektor riil dengan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

DPR & Purbaya Kompak Revisi UU PPSK, Indenpendensi BI Bakal Dilucuti?

Revisi UU P2SK mengurangi independensi BI, mendorong peran lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, meski independensi tetap dijaga.

BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Jateng Bisa Tembus 5% pada 2026

BI Memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah berada pada rentang 4,9-5,7% pada 2026 mendatang. Kolaborasi dan sinergi lintas sektor jadi kunci.

Ini Strategi BI dan Pemprov Jabar Incar Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen

BI dan Pemprov Jabar targetkan pertumbuhan ekonomi 5,5% di 2025 dengan fokus pada sektor pariwisata, otomotif, dan properti melalui berbagai stimulus dan sinergi.

Melirik Saham Emiten Peritel MDIY, ACES, ERAA Jelang Pesta Belanja Akhir Tahun

Emiten peritel seperti MDIY, ACES, dan ERAA memanfaatkan momentum belanja akhir tahun untuk meningkatkan penjualan dengan strategi diskon dan promosi. Meskipun daya beli masyarakat lemah, momen Natal dan Tahun Baru diharapkan mendongkrak kinerja mereka.

Momen Libur Nataru, BI Perkirakan Ekonomi Sumbar Tumbuh pada Kuartal IV-2025

Bank Indonesia memprediksi ekonomi Sumbar tumbuh pada kuartal IV-2025 berkat libur Nataru, dengan sektor pariwisata, UMKM, dan transportasi sebagai pendorong utama.

BI Kian Dalam Biayai APBN, Independensi Bank Sentral di Tubir Jurang?

Bank Indonesia semakin terlibat dalam pembiayaan APBN 2025, menyerap Rp289,9 triliun surat utang pemerintah, memicu kekhawatiran tentang independensinya.