IHSG Hari Ini (27/3) Ditutup ke Level 7.0976, Profit Taking dan Geopolitik Membayangi
IHSG ditutup melemah 0,94% ke level 7.097,6 pada 27 Maret 2026, dipengaruhi oleh aksi profit taking dan ketidakpastian geopolitik antara AS dan Iran.
IHSG ditutup melemah 0,94% ke level 7.097,6 pada 27 Maret 2026, dipengaruhi oleh aksi profit taking dan ketidakpastian geopolitik antara AS dan Iran.
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,12% pada 24/2/2026, didorong saham JPFA, ANTM, dan BRPT. IHSG diproyeksikan lanjut menguat, meski ada potensi volatilitas.
IHSG diprediksi menguat ke level 8.377-8.440 setelah libur Imlek, dengan saham INDY, ISAT, MAPI, dan UNTR menjadi rekomendasi analis.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,91% ke 538,67, namun saham BUMI, INKP, dan MAPI tetap menguat. IHSG diprediksi bergerak sideways di 8.180-8.300.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah di level 584,18, tertekan oleh penurunan saham NCKL, INCO, dan MEDC. IHSG juga melemah, bergerak di rentang 8.206-8.241.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,35% ke 529,82, namun saham ADMR, ADRO, dan AMRT menguat. Fokus pasar pada data ekonomi AS, China, dan Indonesia.
Saham ANTM, MEDC, dan INCO naik jelang Natal 2025 meski Indeks Bisnis-27 turun 0,37% ke 550,68. Total transaksi mencapai Rp5,32 triliun.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,66% ke 550,51 pada 10 Desember 2025, didorong oleh lonjakan saham BUMI, TLKM, MYOR, dan MAPI. IHSG naik 0,53% ke 8.702,97.