Jadwal libur bursa saham saat Kenaikan Yesus Kristus & Iduladha 2026

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia akan libur pada 14-15 Mei 2026 untuk Kenaikan Yesus Kristus dan 27-28 Mei 2026 untuk Iduladha.

OJK dorong saham RI naik kelas di MSCI & indeks global, bidik aliran dana asing

OJK bakal mengawal emiten potensial agar masuk ke indeks global seperti MSCI dengan memenuhi parameter kapitalisasi pasar, free float dan transparansi.

Harga saham kemahalan, Rukun Raharja (RAJA) umumkan stock split rasio 1:5

PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas dan keterjangkauan saham bagi investor.

Danantara berencana boyong PT Denera IPO pada 2028

Danantara berencana IPO PT Denera pada 2028 untuk proyek Waste-to-Energy di Indonesia, dengan target 33 proyek selesai dilelang tahun ini dan investasi US$5 miliar.

Indeks Bisnis-27 ditutup turun, saham INCO, MBMA hingga MAPI tetap melaju

Indeks Bisnis-27 ditutup turun 1,14% ke 465,81, meski begitu, saham INCO, MBMA, ASII, dan MAPI tetap mencatatkan kenaikan signifikan.

Asing guyur Rp12,29 triliun ke pasar saham RI, OJK pede kepercayaan mulai pulih

OJK mempercepat reformasi pasar modal dengan 8 aksi prioritas untuk meningkatkan integritas dan menarik kembali kepercayaan investor asing.

Saham WBSA masuk daftar HSC BEI, kepemilikan terkonsentrasi 95,82%

Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dengan kepemilikan terkonsentrasi 95,82%.

Risiko oversupply saham saat ratusan emiten kejar free float 15%

Ratusan emiten tercatat belum memenuhi ketentuan free float minimal 15% dan berpotensi meningkatkan suplai saham di pasar dalam beberapa tahun ke depan.

ITSEC Asia (CYBR) stock split 1:2, saham pecah mulai 13 Mei 2026

PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) akan melakukan stock split dengan rasio 1:2, efektif diperdagangkan di pasar reguler mulai 13 Mei 2026.

Cek rekening, Alamtri Resources (ADRO) bayar dividen Rp3,40 triliun hari ini

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) membayar dividen tunai senilai Rp3,40 triliun atau Rp118,26 per saham pada 8 Mei 2026.