Opini: IHSG jatuh, pasar menguji kepercayaan
IHSG jatuh 7,35% akibat kekhawatiran MSCI soal transparansi pasar Indonesia. Otoritas berjanji memperbaiki, sementara investor disarankan waspada.
IHSG jatuh 7,35% akibat kekhawatiran MSCI soal transparansi pasar Indonesia. Otoritas berjanji memperbaiki, sementara investor disarankan waspada.
MSCI membekukan perubahan saham Indonesia di indeks globalnya, menghambat harapan masuknya saham BUMI dan SSIA. Langkah ini untuk mengurangi risiko investasi.
IHSG diprediksi capai 10.000 pada 2026. OJK dukung optimisme ini dengan syarat ekonomi solid dan investor domestik aktif.
Danantara Indonesia dinilai dapat menjadi katalis besar bagi peningkatan likuiditas dan pendalaman pasar modal melalui sejumlah peran.
Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menaikkan minimum free float saham menjadi 10% untuk meningkatkan likuiditas pasar.
Dengan penerapan porsi saham publik atau free float sebesar 30%, aksi manipulasi harga di pasar saham Tanah Air dinilai menjadi lebih terkendali.
BEI akan mencabut suspensi saham Bank JTrust (BCIC) setelah memenuhi aturan free float 7,5% dengan peningkatan kepemilikan publik menjadi 7,71%.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual 481,22 juta saham BREN senilai Rp4,16 triliun untuk meningkatkan likuiditas dan free float di bursa.
BEI mencatat 11 perusahaan siap IPO di 2025, fokus pada kualitas. Hingga Q3 2025, 23 perusahaan telah IPO dengan dana Rp15,1 triliun. BEI targetkan 66 IPO baru.
BEI sedang mengkaji penyesuaian aturan free float saham untuk menjaga keseimbangan pasar dan mendukung likuiditas.