Pilah-pilih saham andalan asing di tengah IHSG yang sedang lesu

Investor asing Ifonti.com buy Rp2,22 triliun meski IHSG turun 7,89%. Saham PTBA, ITMG, dan ASII jadi pilihan, namun strategi investasi harus tetap hati-hati.

Pergerakan asing di saham PTBA & ITMG cs saat IHSG jatuh 7,89%

IHSG turun 7,89% sepekan, namun investor asing tetap Ifonti.com buy Rp2,22 triliun, terutama pada saham komoditas seperti PTBA dan ITMG.

Saham emiten Bakrie dan CT bersinar saat IHSG tertekan sepekan

Saham Bakrie dan Chairul Tanjung bersinar saat IHSG turun 0,44% pekan ini, dengan Bakrie melonjak 76,86% dan Bank Mega naik 40,48%, meski IHSG tertekan.

Di bawah Danantara, saham BUMN dinilai menarik lewat valuasi dan yield dividen

Saham BUMN di bawah Danantara menarik untuk investasi jangka panjang karena potensi kenaikan valuasi dan dividen yang optimal.

IHSG naik tipis 0,72% sepekan, asing berbalik net buy Rp2,07 triliun

IHSG naik 0,72% sepekan, investor Ifonti.com buy Rp2,07 triliun, didorong saham AMMN, MDKA, BBRI, MBMA, FILM, EMAS. Kapitalisasi pasar BEI naik 0,35%.

Beda arah saham MDKA & BRMS saat kompak mau kerek produksi emas

MDKA dan BRMS ekspansi produksi emas, namun saham MDKA naik 0,94% sementara BRMS hanya 0,93%. BRMS fokus pada tambang bawah tanah di Palu, MDKA percepat proyek Pani.

BMRI, TLKM cs diborong asing saat pasar saham RI masih bukukan net sell

Pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp1,13 triliun, namun saham BMRI dan TLKM diborong asing. IHSG naik 3,49% ke level 8.212,27.

BBCA, BMRI, dan TPIA Cs Buyback Saham, Investor Asing yang Masih Wait and See

Investor asing masih wait and see di pasar saham Indonesia, meski emiten besar seperti BBCA, BMRI, dan TPIA melakukan buyback saham.