IHSG Dibuka Menguat, Saham SGRO, BMRI hingga BREN Naik ke Zona Hijau
IHSG dibuka menguat di 8.449,54 pada 20/11/2025. Saham BMRI, SGRO, dan BREN naik.
IHSG dibuka menguat di 8.449,54 pada 20/11/2025. Saham BMRI, SGRO, dan BREN naik.
Dana asing masuk ke pasar saham Indonesia, Ifonti.com buy Rp3,84 triliun pada 10-14 November 2025. Saham BREN dan INET jadi incaran utama.
Saham BREN dan BRMS jadi incaran asing usai masuk indeks MSCI, mendorong inflow dana asing ke pasar saham Indonesia. Faktor global dan domestik mendukung tren ini.
IHSG turun 1,87% namun dana asing masuk Rp1,19 triliun. Saham BBCA, BRMS, dan CUAN diborong asing. IHSG berpotensi naik didukung arus modal dan sentimen positif.
IHSG cetak rekor baru di 8.312,57, didorong saham perbankan dan milik Prajogo. Saham ASII, BBNI, BMRI, BBRI, dan BREN berkontribusi signifikan.
IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke level 8.228-8.365 pada hari ini, Rabu (22/10/2025). Cek rekomendasi saham BREN, CUAN hingga SIDO.
IHSG turun 2,22% ke 7.944,28 pada 17/10/2025, tertekan saham konglomerat seperti BRPT dan BREN. Analis prediksi koreksi lanjut, waspadai support 7.913.
Green Era Energy milik Prajogo Pangestu menjual saham BREN senilai Rp827,85 miliar untuk meningkatkan likuiditas pasar pada Oktober 2025.
Sejumlah saham diperkirakan berpotensi masuk dalam review indeks MSCI periode November mendatang
IHSG sesi I naik 0,53% ke 8.182,63, didorong saham Prajogo Pangestu. Saham CUAN, CDIA, dan MLPT memimpin penguatan. Optimisme didukung faktor domestik dan global.