Kaleidoskop 2025 dari pasar modal: Kala saham teknologi jadi primadona

Pasar saham Indonesia 2025 didominasi saham teknologi, IDXTECHNO naik 143,55% ytd. Saham sektor lain juga menguat, namun IDXFINANCE dan IDXNONCYC tertinggal.

Saham konglomerat Prajogo Pangestu hingga Bakrie, mana yang masih prospektif 2026?

Saham konglomerat seperti BUMI dan BRMS masih prospektif di 2026, meski valuasi tinggi. Momentum didorong narasi akuisisi dan rotasi komoditas.

Meneropong nasib saham paling cuan 2025, sanggup melesat lebih tinggi 2026?

Saham konglomerat seperti DCII, MORA, dan BUMI memimpin IHSG 2025. Meski valuasi premium, prospek 2026 masih dipertanyakan karena gap fundamental.

IHSG Cetak Rekor ATH Baru, DCII, DSSA, hingga ASII jadi Penopang

IHSG cetak rekor baru di 2025, didukung saham DCII, DSSA, dan ASII. IHSG capai level tertinggi 8.355, naik 17,18% ytd. Saham multibagger konglomerat jadi penopang utama.

Saham Taipan Multibagger DSSA, DCII Cs, Mampu Terbang di Akhir 2025?

Saham konglomerat seperti DSSA dan DCII mencatat lonjakan multibagger tahun ini yang didukung transformasi bisnis dan tren global.

IHSG All Time High, Intip Deretan Saham yang Sudah Multibagger Ytd

IHSG mencapai rekor tertinggi 8.250,93 pada 9 Oktober 2025, didorong saham besar seperti AMMN dan BBNI. Saham multibagger termasuk DCII dan EMTK.

Meneropong Arah IHSG Kuartal IV/2025 di Tengah Depresiasi Rupiah & Net Sell Asing

IHSG diproyeksi bertahan di atas 8.000 pada Q4 2025 meski ada depresiasi rupiah Ifonti.com sell asing. JP Morgan revisi target IHSG ke 8.600 dengan potensi arus modal asing.