Lompatan saham konglomerat Prajogo, Aguan cs dalam sepekan usai bertemu Prabowo
Saham konglomerat Prajogo, Aguan, dan lainnya melonjak usai bertemu Prabowo, dengan kenaikan signifikan pada pekan 9-13 Februari 2026.
Saham konglomerat Prajogo, Aguan, dan lainnya melonjak usai bertemu Prabowo, dengan kenaikan signifikan pada pekan 9-13 Februari 2026.
Saham konglomerat Indonesia, termasuk CBDK, ADMR, dan RATU, jatuh pada 2 Februari 2026, menekan IHSG turun 5,16% karena ketidakpastian indeks MSCI.
Saham milik konglomerat seperti BRPT hingga RATU menjadi top laggards IHSG 2026 akibat valuasi premium dan aksi profit taking, di tengah rotasi sektor energi.
IHSG sesi I 12/1/2026 naik 0,13% ke 8.947,96. Saham konglomerat seperti MNC dan Bakrie menguat, sementara saham Prajogo Pangestu melemah. Analis prediksi IHSG sesi II di rentang 8.900-9.000.
IHSG naik 0,87% pada sesi I (29/12/2025) didorong oleh penguatan saham konglomerat Indonesia seperti Bakrie, Happy Hapsoro, dan Prajogo Pangestu.
Saham konglomerat naik signifikan di 2025, peluang rotasi sektoral di 2026 fokus pada infrastruktur, transportasi, konsumer, energi, properti, dan telco.
Sejumlah sektor diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan yang menarik untuk tahun 2026, usai reli saham konglo tahun ini.
Saham konglomerat naik di 2025, namun di 2026 investor harus selektif dan fokus pada fundamental. Rebalancing disarankan jika valuasi saham terlalu tinggi.
Saham BRPT, DSSA, dan DCII anjlok sepekan, menekan IHSG turun 0,83% ke 8.537,91. Kapitalisasi pasar turun 1,17%, transaksi harian turun 30,91%.
Saham konglomerat diprediksi unggul di 2026 dibanding blue chip, meski tantangan masuk MSCI meningkat. Saham perbankan lesu, tapi peluang rebound ada.