Kemenkeu getol terbitkan obligasi tenor pendek, tempat parkir limpahan likuiditas bank?

Kemenkeu menerbitkan obligasi tenor pendek untuk mengelola utang negara dan memanfaatkan kelebihan likuiditas bank. Strategi ini menarik minat investor.

Emiten komoditas disebut jadi magnet investor asing masuk pasar saham RI

Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.

Asing banyak jual saham BBCA hingga EMTK, net sell capai Rp17,34 triliun pada 2025

Sepanjang 2025, pasar saham Indonesia Ifonti.com sell asing Rp17,34 triliun, meski IHSG naik 22,13%. Saham BBCA dan BMRI jadi sasaran utama.

Saat investor asing rajin jual saham BBCA, BMRI cs. pada 2025

Pada 2025, investor asing banyak menjual saham bank besar Indonesia seperti BBCA dan BMRI. Namun, pada 2026, diprediksi aliran dana asing akan kembali ke saham-saham ini karena suku bunga global yang lebih rendah dan prospek ekonomi yang membaik.

Waspada jalan IHSG menuju 9.000 dibayangi arah kebijakan moneter The Fed

IHSG berpotensi tembus 9.000 akhir 2025, namun dibayangi kebijakan The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham fundamental kuat.

Mandat Baru BI: Jurus Ampuh Perkuat Sektor Riil Indonesia?

Bank Indonesia (BI) mendapat mandat baru dari UU P2SK untuk memperkuat sektor riil dengan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

BI Rate Stagnan: Kapan BI Berani Pangkas Suku Bunga Acuan?

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di 4,75% untuk menjaga stabilitas rupiah, ekonom memberikan pandangan soal pemangkasan bunga ke depan.

Beda Airlangga, BI, Purbaya dan DPR soal Rencana Redenominasi Rupiah

BI dan pemerintah berencana mengajukan RUU Redenominasi Rupiah ke DPR.

Masih Ada Peluang Masuk Dana Asing ke Pasar Saham Hingga Akhir 2025

Pasar saham Indonesia berpotensi menarik dana asing hingga 2025, meski tantangan global dan arus modal keluar masih ada. Kebijakan dalam negeri dan stabilitas ekonomi menjadi kunci.