Breaking! BI kembali tahan suku bunga acuan 4,75% di RDG Maret 2026
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 4,75% di RDG Maret 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 4,75% di RDG Maret 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pada Februari 2026, BI melaporkan penurunan porsi belanja masyarakat ke 71,6% dan peningkatan tabungan ke 17,7%, terendah dan tertinggi sejak 2020.
Bank Indonesia siap menjaga stabilitas rupiah di tengah konflik AS-Israel-Iran, dengan intervensi pasar dan kebijakan moneter untuk mengatasi dampak ekonomi.
Bank Indonesia dan Kemenkeu sepakat melanjutkan debt switching SBN senilai Rp174 triliun tahun ini, tanpa istilah burden sharing, untuk mendukung kebijakan fiskal dan moneter.
IMF mengusulkan kenaikan PPh 21 untuk menekan defisit APBN, namun CITA mengkritik karena bisa jadi beban kelas menengah.
Kemenkeu targetkan pertumbuhan ekonomi RI 5,6% di Q1 2026 dengan percepatan belanja pemerintah dan stimulus ekonomi jelang Idulfitri.
IHSG diprediksi melemah menuju 7.750 pekan ini akibat sentimen global dan penurunan rating Indonesia. Ketidakpastian global dan isu fiskal menambah tekanan.
Bos BEI Iman Rachman mundur setelah IHSG anjlok dua hari, Menkeu Purbaya sebut langkah itu bentuk tanggung jawab atas koreksi pasar akibat MSCI.
Presiden Prabowo menaikkan limit investasi dana pensiun dan asuransi dari 8% menjadi 20% untuk menyelamatkan IHSG.
Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,4% pada 2026 meski IMF memproyeksikan 5,1%, didukung stabilitas makroekonomi dan kebijakan fiskal.