IHSG tersungkur 4,32% sesi I, dihantam perang AS-Iran dan kejutan transparansi saham?
IHSG anjlok 4,32% akibat ketegangan AS-Iran dan transparansi saham. Penurunan ini dipicu oleh volatilitas pasar dan kenaikan harga minyak global.
IHSG anjlok 4,32% akibat ketegangan AS-Iran dan transparansi saham. Penurunan ini dipicu oleh volatilitas pasar dan kenaikan harga minyak global.
IHSG sesi I anjlok 5,31% ke 7.887,16 dengan 750 saham melemah, termasuk saham berkapitalisasi besar seperti AMMN, BRPT, dan CUAN yang turun lebih dari 10%.
Empat pejabat OJK dan BEI mundur di tengah IHSG anjlok, memicu evaluasi pengawasan pasar modal. Ekonom Unair sebut ini tanggung jawab moral dan perlu investigasi.
Kejagung memantau isu gorengan saham setelah IHSG anjlok 8% akibat laporan MSCI. Pemerintah menilai reaksi pasar berlebihan dan akan mengawal kasus ini.
Bos BEI Iman Rachman mundur setelah IHSG anjlok dua hari, Menkeu Purbaya sebut langkah itu bentuk tanggung jawab atas koreksi pasar akibat MSCI.
IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, BEI melakukan evaluasi pasar. Isu reshuffle Kabinet Prabowo semakin kuat, saat Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur BI.
Penangguhan rebalancing MSCI mengguncang IHSG, turun 7,35%. Emiten disarankan tingkatkan transparansi data untuk penuhi standar global dan kurangi risiko tata kelola.
BEI bersama SRO dan OJK berkomitmen meningkatkan koordinasi dengan MSCI untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia di mata investor global.
Saham BRPT, DSSA, dan DCII anjlok sepekan, menekan IHSG turun 0,83% ke 8.537,91. Kapitalisasi pasar turun 1,17%, transaksi harian turun 30,91%.
Investor asing memburu saham BBCA, EMAS, ANTM, dan RAJA saat IHSG anjlok 2,57% akibat tensi dagang Ifonti.com buy asing capai Rp3,03 triliun.