Meneropong arah IHSG imbas gonjang-ganjing tarif Trump
IHSG naik 1,5% di tengah pembatalan tarif Trump oleh MA AS, memicu arus beli asing. Investor disarankan fokus pada sektor consumer, energy, dan property.
IHSG naik 1,5% di tengah pembatalan tarif Trump oleh MA AS, memicu arus beli asing. Investor disarankan fokus pada sektor consumer, energy, dan property.
IHSG diperkirakan bergerak terkonsolidasi pekan depan, dengan sejumlah saham seperti MYOR, ELSA, hingga SMBR menjadi pilihan.
Tahun Kuda Api 2026 diprediksi menantang bagi IHSG. Sektor kayu, tanah, air, dan api diprediksi menguat, sementara logam menghadapi tantangan besar.
IHSG diprediksi bullish usai tembus 9.000, didorong modal asing dan reli komoditas.
IHSG awal 2026 diprediksi menguat, saham BBCA dan BBNI direkomendasikan untuk trading buy. Indeks ditutup di 8.646,94, naik 0,03% akhir 2025.
IHSG diprediksi melemah pekan depan, saham pilihan analis: ENRG, SIDO, ISAT, MEDC. Rekomendasi buy on weakness untuk saham-saham tersebut.
Sejumlah saham menjadi pilihan untuk tahun 2026, dengan sejumlah katalis positif.
IHSG diprediksi menguat pada 12/11/2025, dengan level resistance di 8.488-8.532. Saham ANTM, BMRI, BRPT, dan INDY direkomendasikan untuk dicermati.
IHSG diprediksi menguat minggu ini dengan saham pilihan seperti WIFI, ADRO, dan TOBA. Data ekonomi domestik dan global mempengaruhi tren pasar.
IHSG berpotensi tembus 8.400, simak rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas seperti KRAS, WIFI, GJTL, ADRO, TOBA, dan BRPT untuk peluang investasi.