Tekanan beruntun datang di awal tahun: Defisit melebar, rupiah anjlok, IHSG jeblok
Pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi tekanan fiskal, moneter, dan finansial awal 2026. Defisit APBN melebar, rupiah melemah, dan IHSG anjlok.
Pemerintahan Prabowo Subianto menghadapi tekanan fiskal, moneter, dan finansial awal 2026. Defisit APBN melebar, rupiah melemah, dan IHSG anjlok.
Bos BEI Iman Rachman mundur setelah IHSG anjlok dua hari, Menkeu Purbaya sebut langkah itu bentuk tanggung jawab atas koreksi pasar akibat MSCI.
Menteri Keuangan Purbaya yakin tekanan IHSG akibat MSCI hanya sementara karena fondasi ekonomi Indonesia kuat. OJK akan menindaklanjuti isu pasar saham.
Pemerintah optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,4% pada 2026 meski IMF memproyeksikan 5,1%, didukung stabilitas makroekonomi dan kebijakan fiskal.
IHSG diprediksi capai 10.000 pada 2026. OJK dukung optimisme ini dengan syarat ekonomi solid dan investor domestik aktif.
Investor asing tertarik ke pasar saham Indonesia pada 2026 karena stabilitas ekonomi, valuasi menarik, dan potensi pemangkasan suku bunga.
OJK optimis 2026 jadi tahun ramai IPO dan rights issue dengan target 555 efek baru, didukung ekonomi stabil dan minat investor yang meningkat.
Pemerintah berencana redenominasi rupiah pada 2026. Dampaknya ke pasar saham netral, lebih ke psikologis dan administratif, serta bisa meningkatkan kepercayaan investor.
IHSG cetak rekor tertinggi, IPOT rekomendasikan saham BBCA, TLKM, EMTK, dan obligasi PBS38, PBS3. Fokus pada sektor perbankan, telekomunikasi, dan infrastruktur.
Prospek yield dividen BUMN meningkat, Danantara Indonesia targetkan penerimaan Rp140 triliun pada 2025, didukung valuasi saham murah dan sektor perbankan.