Indeks Bisnis-27 ditutup melemah terimpit saham INCO dan BRPT
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.
Indeks Bisnis-27 melemah 2,02% ke 486,06 pada 13 Maret 2026, tertekan saham INCO dan BRPT. Saham ADMR, HEAL, dan AMRT menguat. IHSG diprediksi koreksi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,62% ke 516,19, namun saham MEDC, INDF, dan INCO tetap menguat. Investor mencermati dinamika geopolitik dan data ekonomi.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,46% ke 551,03, namun saham INKP, MYOR, dan BMRI tetap menguat. Pasar cenderung wait and see jelang perundingan AS-Iran.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,12% pada 24/2/2026, didorong saham JPFA, ANTM, dan BRPT. IHSG diproyeksikan lanjut menguat, meski ada potensi volatilitas.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,13% ke 545,02, namun saham ADRO, BUMI, dan MEDC tetap menguat. Total transaksi mencapai Rp388,2 miliar.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,91% ke 538,67, namun saham BUMI, INKP, dan MAPI tetap menguat. IHSG diprediksi bergerak sideways di 8.180-8.300.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah di level 584,18, tertekan oleh penurunan saham NCKL, INCO, dan MEDC. IHSG juga melemah, bergerak di rentang 8.206-8.241.
Indeks Bisnis-27 naik 0,25% ke 545,33 pada 12/2/2026, dipimpin saham INCO, NCKL, UNTR. IHSG berpotensi lanjut naik, waspadai koreksi ke 8.155-8.239.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,35% ke 529,82, namun saham ADMR, ADRO, dan AMRT menguat. Fokus pasar pada data ekonomi AS, China, dan Indonesia.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 1,7% ke 529,30, dengan saham AMRT, JPFA, dan MYOR naik signifikan. Tekanan jual asing mereda, IHSG berpeluang rebound.