Turun 0,99% dalam seminggu, IHSG pekan depan diproyeksi ke level 6.825–7.445
IHSG diprediksi melemah pekan depan di kisaran 6.825–7.445 akibat ketegangan geopolitik AS-Iran dan lonjakan harga energi yang berlanjut.
IHSG diprediksi melemah pekan depan di kisaran 6.825–7.445 akibat ketegangan geopolitik AS-Iran dan lonjakan harga energi yang berlanjut.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 1,37% ke 478,47 pada Senin (30/3/2026) dipengaruhi saham AMRT dan BBCA. Ketidakpastian global dan konflik AS-Iran memicu kekhawatiran ekonomi.
Konflik AS-Iran memicu pelemahan rupiah ke Rp17.015/USD dan IHSG jatuh 5%, didorong oleh lonjakan harga minyak dan sentimen risiko global.
IHSG tertekan akibat sentimen negatif AS, investor ritel disarankan berhati-hati menghadapi volatilitas pasar dan mempertimbangkan strategi wait and see.
Bank Indonesia Malang waspadai inflasi akibat kenaikan harga BBM dan pangan di Malang dan Probolinggo, dipicu konflik AS-Iran. TPID lakukan intervensi pasar.
Konflik AS-Iran memicu kenaikan harga batu bara, menguntungkan saham sektor ini seperti ITMG dan PTBA dalam jangka pendek. Investor disarankan akumulasi beli.
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak, mendorong saham migas seperti MEDC, ENRG, dan ELSA naik. Investor disarankan fokus pada strategi trading momentum.
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak, mendorong saham migas seperti ENRG, MEDC dan lainnya naik signifikan. Penguatan dolar AS juga berperan.